Untukhama bekicot ada 2 cara pengendaliannya yaitu: Gejala: menyerang lembaran daun anggrek. Pengendalian: dalam jumlah sedikit cukup diambil/dibunuh; bila jumlah banyak perlu memakai insektisida/dijebak dengan bubuk prusi. Red Spinder. Pada tanaman anggrek yang, penyakit ini cepat menular malalui akar dan alat yang tidak sterill
Tanamansawo yang berasal dari biji mulai berbuah pada umur ± 7 tahun. Teknik pembibitan tanaman sawo dari biji melalui tahap tahap sebagai berikut: 1. Pemilihan buah. Pilih buah tua yang matang di pohon, sehat, bentuknya normal dan berasal dari pohon induk varietas unggul yang telah berbuah. 2. Pengambilan biji.
Hamaini menyerang tanaman melati dengan cara menggerek atau melubangi kuncup bunga sehingga gagal mekar. Kuntum bunga yang terserang menjadi rusak dan kadang-kadang terjadi infeksi sekunder oleh cendawan sehingga menyebabkan bunga busuk. Pengendalian secara mekanis yaitu dengan memangkas bagian tanaman yang terserang dan dimusnahkan.
Caladiumatau keladi merupakan tanaman keluarga araceae yang menawarkan corak warna daun yang mempesoan. Lembaran daun caladium memiliki banyak corak. Ukuran lubang 45×45×45 cm. Kedalaman yang baik yaitu bila tanaman diletakkan dalam lubang, kedudukan bagian percabangan utama (bud union) letaknya sejajar dengan permukaan tanah
Penyemprotanbagi tanaman anggrek sehat, dilakukan rutin kurang lebih 3 bulan sekali. Penyemprotan bagi tanaman anggrek t'serang hama perlu dilakukan b'ulang-ulang 3 kali dengan jangka waktu t'tentu (untuk kutu) daun seminggu sekali. Adapun jenis insektisida & dosis yg digunakan utk hama antara lain:
Tindakanitu diketahui pada gambar tersebut! security dan pengunjung tersebut 6. Dalam suatu pengamatan mikroskopis didenda dengan membayar ratusan daun suatu tanaman diperoleh hasil juta rupiah sesuai tabel harga yang seperti berikut. ditempel pada pot tanaman anggrek. Logiskah denda yang harus dibayar 1 2 oleh pengunjung tersebut?
. Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Anggrek – Hama dan Penyakit Tanaman merupakan dua masalah yang kerap menyerang tanaman, tak terkecuali juga pada tanaman anggrek. Hama dan penyakit pada tanaman anggrek biasanya disebabkan karena lingkungan sekitar tanaman yang tidak terjaga sehingga virus dan jamur menyebar ke tanaman anggrek. Hama dan penyakit pada tanaman anggrek merupakan salah satu hal yang paling ditakutkan, karena serangan hama dan penyakit menyebabkan tanaman anggrek menjadi sakit, seperti merusak daun, menghambat pertumbuhan dan membuat anggrek tidak indah lagi, bahkan beberapa kasus serangan hama dan penyakit dapat menyebabkan kematian pada tanaman anggrek. Baca Juga Cara Budidaya Anggrek Ada banyak sekali jenis hama dan penyakit pada tanaman anggrek. Berikut ini beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman anggrek, antara lain 1. Semut Gejala Merusak akar dan tunas muda yang disebabkan oleh cendawan. Pengendalian Rendam pot dalam air dan ciptakan lingkungan bersih di sekitar rak/sebaiknya pot digantung. 2. Belalang Gejala Pinggiran daun rusak dengan luka bergerigi tak beraturan. Perlu pengamatan cermat pada jenis belalang berukuran kecil. Pengendalian Segera lakukan penyemprotkan insektisida yang bersifat racun kontak/yang sistematik Bila jumlahnya sedikit bisa langsung dimusnahkan/dibunuh. Baca Juga Cara Merawat Anggrek Dalam Pot Di Rumah 3. Tungau/kutu perisai Gejala Kutu menempel pada pelepah daun Kutu berwarna kemerahan dengan jumlah banyak Bekas serangan berupa bercak hitam dan merusak daun Pengendalian Gosok dengan kapas dan air sabun Jika serangan sudah parah, harus disemprot oleh insektisida dengan dosis 2 cc/liter. 4. Trips Gejala Kutu menempel pada buku-buku batang dan daun muda Menimbulkan bercak abu-abu dipermukaan daun Merusak bunga hingga bentuk bunga tidak menarik. Pengendalian Semprot insektisida secara periodik dan teratur pot anggrek 5. Keong Gejala Menyerang lembaran daun anggrek. Merusak daun. Pengendalian Pada jumlah sedikit cukup diambil/dibunuh; Pada jumlah banyak perlu disemprot menggunakan insektisida/dijebak dengan bubuk prusi. Baca Juga Cara Menanam Anggrek Dendrobium 6. Kumbang Gejala Menyebabkan lubang pada bagian yang terserang Akibat kumbang penggerek batang menyebabkan kerusakan di tengah batang yang tampak dari luar. Larva yang menetas dari telur merusak daun anggrek. Pengendalian Lakukan penyemprotkan tanaman yang diserang dengan menggunakan insektisida sistemik secara rutin Bersihkan pot dari kepompong dan telur kumbang dengan jalan memindahkannya ke pot baru dan media tanam yang baru. 7. Ulat daun Gejala Menyerang dan merusak daun, kuncup bunga, tunas daun dan bunga yang sedang mekar. Pengendalian Pada jumlah sedikit bisa dibunuh dengan tangan Pada jumlah banyak lakukan penyemprotan insektisida sistemik Sebaiknya pisahkan tanaman yang terserang ulat daun dengan tanaman anggrek yang sehat. 8. Kepik Gejala Kepik akan menghisap cairan daun tanaman anggrek Muncul bintik putih/kuning Tanaman yang diserang lama kelamaan akan gundul dan tidak berhijau daun lagi. Baca Juga Cara Menanam Anggrek Bulan Pengendalian Lakukan penyemprotan insektisida yang sama seperti untuk membasmi serangga lainnya, seperti ulat, kumbang dan trips. 9. Kutu tudung Gejala Daun menjadi kuning Tanaman menjadi tidak sehat Daun berwarna coklat dan mati Pengendalian Lakukan perawatan seperti halnya membasmi ulat kumbang dan trips. 10. Kutu babi Gejala Kerusakan yang ditimbulkan seperti akibat semut Tapi tidak menyerang tunas daun. Pengendalian Lakukan perendaman untuk mengusir kutu babi dari pot anggrek. 11. Red Spinder Gejala Menyebabkan bercak putih di bagian bawah daun Permukaan atas menjadi kuning dan lama kelamaan daun mati. Pengendalian Jika jumlahnya sedikit cukup diambil dengan menggunakan isolatip lalu dibakar/menggosok daun dengan alkoho Pada jumlah banyak maka perlu menggunakan insektisida dengan bahan aktif diazinon, dicofol. Baca Juga Cara Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa Penyakit Tanaman Anggrek 1. Penyakit Rebah Kecambah Penyebab Penyebaran penyakit melalui air Gejala Pada awal penyerangan penyakit muncul bercak kecil bening pada permukaan daun, lalu melebar. Penyakit akan menular ke atas hingga titik tumbuh tunas serta pada bagian bawah hingga ujung akar. Kecambah anggrek akan membusuk dan mati Pengendalian Sebaiknya buang bibit yang sakit atau musnahkan dengan dibakar Pot dan kumpulkan kecambah dikeringkan dan semprot dengan fungisida. 2. Penyakit Buluk Penyebab Biasanya akibat kultur spora cendawan terbawa oleh biji anggrek karena tutup botol tidak steril. Gejala Biji anggrek tidak berkecambah Persemaian dalam botol akan gagal Kecambah akan mati atau layu jika terserang cendawan penyakit buluk Pengendalian Keluarkan media dari botol, lalu tutup botol kembali setelah dilakukan sterilisasi. Jika kecambah sudah terlanjur besarm segera keluarkan dari botol dan cuci dengan fungisida lalu tanam kecambah dalam pot. Baca Juga Cara Menanam Anggrek Hidroponik 3. Penyakit bercak coklat Penyebab Bakteri akan menginfeksi melalui daun basah atau di bekas luka pada daun. Sentuhan daun yang sakit pada daun sehat dapat menularkan penyakit ini. Gejala Menimbulkan bercak kecil bening pada pucuk daun. Dalam beberapa hari dapat meluas ke seluruh kompot, Daun kecambah anggrek menjadi rusak dan mati. Penyakit ini sangat ganas, karena mematikan dan cepat menular. Pengendalian Penyakit ini sangat sulit penyakit dikendalikan. Pada serangan yang parah, tidak ada jalan lain kecuali memusnahkan seluruh kecambah anggrek. 4. Penyakit busuk hitam Penyebab cendawan Phytopytora Omnivora. Gejala Pada pangkal daun muncul warna kehitaman Daun akan melunak dan busuk, akhirnya daun mati. Pengendalian Lakukan penyemprotan fungisida seperti Baycor Dithane M-45, Benlate, Ferban, Physan, Truban atau Banrot. Untuk yang berbentuk tepung gunakan dosis 2 gram/2 liter air. Baca Juga Jenis Hama Penyakit Pada Tanaman Alpukat 5. Penyakit bercak hitam Penyebab Penyakit bercak hitam menular melalui akar dan alat yang tidak steril Gejala Pada tanaman yang terserang, akan timbul warna coklat kehitaman Penyakit menyerang dari daun ke atas sampai ke tunas dan ke bawah hingga ujung akar. Penyakit bercak hitam menyebabkan tanaman kerdil, dan mengakibatkan kematian. Pengendalian Potong dan buang bagian yang terserang bakteri bercak hitam Lakukan penyemprotan fungisida Siram alkohol atau bakar pada alat-alat potong sebelum digunakan agar steril. 6. Penyakit Cymbidium Penyebab virus Mozaic Cymbidium. Gejala Muncul bercak kekuningan pada tanaman anggrek lalu muncul jaringan mati berbintik, bergaris atau lingkaran. Khusus pada Cattleya, bercak tadi berwarna coklat atau hitam cekung. Pada daun tua banyak sekali menunjukkan adanya bintik jaringan yang mati. Pengendalian Penyakit ini hanya bisa dilakukan pencegahan dengan membuang bagian tanaman yang sakit, serta mensterilkan segala alat yang dipakai. Baca Juga Hama Penyakit pada Tanaman Anggur 7. Penyakit busuk akar Penyebab cendawan Rhizoctonia Solani. Gejala Akar leher membusuk mencapai rhizoma dan umbi batang Daun dan umbi batang menguning, berkeriput, tipis dan bengkok Tanaman menjadi kerdil dan tidak sehat Pengendalian Potong dan buang bagian tanaman yang sakit, lalu bekas potongan di semprot dengan fungisida Benlate. 8. Penyakit bercak bercincin Penyebab virus TMVO Tobacco Mozaic Virus Odontoglos-sum. Gejala Pada permukaan daun akan timbul lingkaran atau garis-garis kekuningan. Pengendalian Penyakit ini hanya bisa dilakukan pencegahan dengan membuang bagian tanaman yang sakit, serta mensterilkan segala alat yang dipakai. Baca Juga Hama dan Penyakit Tanaman Durian 9. Penyakit layu Penyebab cendawan Fusarium Oxyporium. Gejala Gejala mirip pada penyakit busuk akar, namun pada rhizoma terdapat garis-garis, atau lingkaran berwarna ungu. Pada serangan berat menyebabkan seluruh rhizoma menjadi ungu, dengan pembusukan pada umbi batang dan tanaman tidak sehat. Pengendalian Buang bagian yang terserang penyaki, lalu semprot bekasnya dengan Benlate. Segera pindah ke media tanam baru Usahakan mendapat aliran udara yang lancar di sekitar tanaman. 10. Penyakit busuk lunak Penyebab bakteri Erwinia Cartovora. Gejala Daun dan akar membusuk serta berbau Penyakit cepat meluas, namun khusus pada rhizoma dan umbi batang, penyebarannya agak lambat. Pengendalian Sterillkan alat kebun Potong dan buang bagian yang terserang Lalu semprotkan Physan 20, pot tanaman disemprot dengan formalin 4 %. Baca Juga Cara Mengatasi Busuk Buah Pada Tanaman Cabe 11. Penyakit busuk Penyebab cendawan Sclerotium Rolfsi. Gejala Terdapat bintik kecil berwarna coklat pada bagian tanaman yang terkena penyakit. Pengendalian Potong dan buang bagian tanaman yang terserang penyakit. Semua media tanaman dan pot diberi desinfektan dengan larutan formalin 4 % ataupun fungisida/antibiotik Natrippene 0,5 % selama 1 jam. 12. Penyakit bercak coklat Gejala Muncul bercak coklat pada permukaan daun Lalu menyebar keseluruh bagian tanaman. Pengendalian Buang bagian daun yang terserang penyakit Lakukan penyemprotan fungisida/ antibiotika Streptomycin atau Physan 20. Baca Juga Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kentang Itulah beberapa tips Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Anggrek Paling Ampuh. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai sumber literasi bagi pembaca.
ilustrasi Cara Merawat Anggrek sebagai Tanaman Hias di Rumah. Foto merupakan salah satu tanaman yang indah dan eksotis. Untuk menjaga keindahannya, penting untuk memperhatikan cara merawat anggrek sebagai tanaman hias di rumah yang dari situs anggrek merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan jenis tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah sendiri adalah tanaman hias yang sangat dihargai karena keindahan bunganya yang mengesankan. Namun, agar anggrek terlihat cantik dan cepat berbunga, diperlukan perawatan yang Merawat Anggrek sebagai Tanaman Hias ilustrasi Cara Merawat Anggrek sebagai Tanaman Hias di Rumah. Foto beberapa cara merawat anggrek sebagai tanaman hias di rumah agar tampil Menyiram secara TeraturTanaman anggrek harus disiram dengan teratur agar anggrek yang ditanam di pot cepat diingat, anggrek menyukai iklim lembap yang hangat. Siramlah dengan air bersuhu ruangan, jangan siram dengan air yang bersuhu dingin atau air es karena merusak sistem akar maupun daun Pilih Media Tanam yang TepatAgar bunga anggrek tumbuh subur, pilihlah media tanam yang tepat. Pasalnya, anggrek tak bisa tumbuh di tanah pot biasa. Gunakan campuran media tanam yang dibuat khusus untuk anggrek. Misalnya lumut, gabus atau potongan batu bata dan kulit kayu agar akar tanaman anggrek bisa juga penting agar tanaman sering berbunga. Namun, kombinasikan media tanam, air dan pupuk untuk menciptakan lingkungan sedikit asam sehingga anggrek bisa Memiliki Sirkulasi Udara yang BaikAnggrek membutuhkan sirkulasi udara yang baik untuk tumbuh dengan baik. Tempatkan anggrek di tempat yang memiliki ventilasi yang cukup. Hindari menempatkan anggrek di dekat ventilasi udara yang langsung atau di tempat yang sangat udara yang baik membantu mencegah perkembangan jamur dan penyakit pada Menjaga Kebersihan dan Perlindungan AnggrekPastikan untuk menjaga kebersihan anggrek dengan membersihkan daun dan menghilangkan sisa-sisa bunga yang mati. Ini membantu mencegah perkembangan hama dan itu, perhatikan juga perlindungan dari hama dan penyakit. Inspeksi rutin untuk mengidentifikasi serangan hama atau tanda-tanda penyakit penting untuk menjaga kesehatan mengetahui cara merawat anggrek sebagai tanaman hias di rumah yang tepat, setiap orang dapat menghasilkan tanaman anggrek yang indah. Lisa
Pengendalian Hama dan Penyakit Phalaenopsis Kampoeng Anggrek Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Anggrek Paling Ampuh Tanaman Bunga Anggrek Serangan Hama Tanaman Anggrek Tanaman Bunga Anggrek Serangan Hama Tanaman Anggrek Tanaman Bunga Anggrek Serangan Hama Tanaman Anggrek Hama dan Penyakit Bunga Anggrek – Ilmu Pengetahuan Lengkap 3 Jenis Penyakit Anggrek Paling Mematikan - 2021 Beberapa Penyakit Pada Bunga Anggrek Jamur - AAOrchid Kebun Bunga Anggrek rkebun Anggrek Di Rumah 4 Penyakit yang Umum Menyerang Anggrek, Apa Saja? Halaman all - BUDIDAYA ANGGREK Pengendalian Hama Pada Bunga Anggrek - 2021 Budidaya Anggrek-Flip eBook Pages 1 - 17 AnyFlip AnyFlip 5 Jenis Hama Paling Mematikan Pada Anggrek 2021 Cara Merawat Anggrek Mudah Untuk Pemula - Best Seller Gramedia Cara Pengendalian Hama Penyakit Anggrek ! - Media tanam Anggrek yang terbaik untuk pertumbuhan dan pembungaan – wawa Orchid Kenali Dan Cegah Penyakit Bercak Daun Busuk Batang Pada Anggrek Hama Dan Penyakit Pada Anggrek Phalaenopsis 2021 Ebook Anggrek PDF Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Hias Bunga Anggrek Budidaya Tanaman Anggrek PDF Hama yang sering merusak tanaman anggrek – wawa Orchid Melirik Pesona Anggrek Telecenter Tirtowening Perlintang 1 PDF Pengendalian Penyakit Anggrek Bercak Daun Busuk Batang - 2021 2 Jenis Penyakit Pada Daun Anggrek - 2021 Budidaya Tanaman Anggrek Budidaya Tanaman Anggrek PDF 1 BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK Anggrek … - Staff UNY budidaya anggrek Anggrek daun kuning apa yang harus dilakukan. Alasan mengapa daun anggrek menguning. Terlalu Banyak Matahari Tidak Selalu Baik Cara Merawat Bunga Anggrek Dengan Mudah Agar Cepat Berbunga Teknik Budidaya Anggrek Bulan Mengenal Anggrek Hibrida Perawatan & Budidaya - Page 2 KASKUS RAHASIA SUKSES BUDIDAYA ANGGREK ~ GERBANG PERTANIAN Cara Merawat Anggrek Mudah Untuk Pemula - Best Seller Gramedia Permasalahan pada Tanaman Anggrek, Kekurangan Cahaya hingga Hama Halaman all - Cara Merawat Anggrek Mudah Untuk Pemula - Best Seller Gramedia Teknik Budidaya Anggrek Bulan - [DOCX Document] UNIVERSITAS MEDAN AREA Cara Merawat Anggrek Mudah Untuk Pemula - Best Seller Gramedia Jenis Hama Mematikan Pada Daun Anggrek - 2021 Cara Merawat Anggrek Mudah Untuk Pemula - Best Seller Gramedia Anggrek daun kuning apa yang harus dilakukan. Alasan mengapa daun anggrek menguning. Terlalu Banyak Matahari Tidak Selalu Baik Ethan Frome Mengenal Anggrek Hibrida Perawatan & Budidaya - Page 2 KASKUS Anggrek - Warintek Mengatasi Penyakit Pada Anggrek Bakteri - AAOrchid Kebun Bunga Anggrek rkebun Anggrek Di Rumah Mengenal Anggrek Hibrida Perawatan & Budidaya - Page 2 KASKUS ANGGREK HAMA itu apa??? - YouTube Lindungi Taman dari 7 Jenis Hama Tanaman dan Ketahui Cara Membasminya! Anggrek memiliki daun kuning apa yang harus dilakukan. Daun anggrek menguning alasan dan apa yang harus dilakukan Budidaya Anggrek-Flip eBook Pages 1 - 17 AnyFlip AnyFlip Mengenal Anggrek Hibrida Perawatan & Budidaya - Page 2 KASKUS 5 Jenis Penyakit Pada Tanaman Anggrek 2021 Mengenal Anggrek Hibrida Perawatan & Budidaya - Page 2 KASKUS Panduan Budidaya Anggrek - Sentra Pertanian Anggrek memiliki daun kuning apa yang harus dilakukan. Daun anggrek menguning alasan dan apa yang harus dilakukan Anggrek Dasi Terbaik • PENGENDALIAN HAMA TERPADU PHT PADA TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM Sp DI PEMBUDIDAYAAN ANGGREK WIDORO KANDANG YOGYAKARTA Anggrek Dasi Terbaik • Tangkai dan daun anggrek berwarna kuning. Apa yang harus dilakukan dan mengapa batang menguning pada anggrek Hama Tanaman Anggrek Bulan – Sandi Orchid Cara Merawat Bunga Anggrek Dengan Mudah Agar Cepat Berbunga Kanaya Orchids - Hama dan Penyakit Munculnya hama dan penyakit pada anggrek umumnya disebabkan tidak terawatnya lingkungan tempat anggrek tumbuh, tumbuhnya gulma dan rumput liar, serta munculnya tanaman penganggun pada media tanam Anggrek memiliki daun kuning apa yang harus dilakukan. Daun anggrek menguning alasan dan apa yang harus dilakukan INDUKSI PEMBUNGAAN ANGGREK Oncidium sp. MELALUI PEMAKAIAN JENIS DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN SKRIPSI Anggrek Dasi Terbaik • Anggrek Phalaenopsis membasmi penyakit dan hama. Phalaenopsis - Penyakit daun anggrek Phalaenopsis bercak hitam pada daun bunga Hama Anggrek dan Cara Pengendaliannyn 2021 Penyakit Busuk Akar Bunga Anggrek Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Cara Pencegahan - Suplemen dan Pupuk Organik Cair Terbaik Hama tanaman anggrek yang menyerang lembaran daun anggrek yaitu? - Cara Merawat Anggrek Mudah Untuk Pemula - Best Seller Gramedia Anggrek memiliki daun kuning apa yang harus dilakukan. Daun anggrek menguning alasan dan apa yang harus dilakukan Klinik Anggrek Kampoeng Anggrek Cara Pengendalian Hama Penyakit Anggrek ! - Anggrek Mulai Layu? Rawat Menjadi Kembali Hidup dengan 5 Langkah Ini! Sun Burn … Kerusakan Fisiologis pada Daun Anggrek ANGGREK PDF budidaya tanaman anggrek indonesia. doc Hama Tanaman Anggrek Bulan – Sandi Orchid Pedoman Berkebun Anggrek Hama Tanaman Anggrek Bulan – Sandi Orchid TISSUE CULTURE AND ORCHIDOLOGI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA ANGREK BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK JENIS TANAMAN .Sumatera, anggrek larat/Dendrobium phalaenopis, anggrek bulan/Phalaenopsis - [PDF Document] Solusi Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Bunga Anggrek Ruangburuh Pelatihan Online No 1 Belajar Dengan Video PDF Budidaya tanaman anggrek abdul rahman - Anggrek memiliki daun kuning apa yang harus dilakukan. Daun anggrek menguning alasan dan apa yang harus dilakukan Hama Tanaman Anggrek Bulan – Sandi Orchid Cattleya kuning. Anggrek Cattleya - perawatan di rumah, transplantasi, foto spesies dan varietas. Cattleya intermedia - Cattleya intermedia Cara mengatasi Tanaman anggrek terserang penyakit layu dan busuk Anggrek Dasi Terbaik • Anggrek daun kuning apa yang harus dilakukan. Alasan mengapa daun anggrek menguning. Terlalu Banyak Matahari Tidak Selalu Baik Daun Anggrek Bulan Layu dan Keriput Penyebab Berikut Cara Mengatasinya - Pursuing My Dreams Cara Merawat Bunga Anggrek Dengan Mudah Agar Cepat Berbunga BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK JENIS TANAMAN Di daun anggrek ada tuberkel. Anggrek rumah penyakit, hama, pengobatan Mengapa bintik-bintik muncul di daun dan akar putih dari anggrek? Bagaimana cara menghilangkan noda pada daun phalaenopsis? Bintik-bintik putih anggrek pada daun cara mengobati Cara menangkap kutu-kutuan pada tanaman jahe merah.. - YouTube
Tidak ada yang mau bunga anggrek nan cantik itu layu atau bahkan mati. Sedikit terlihat bercak akan membuat pemiliknya bersedih. Untuk itu, anda perlu tahu lebih dalam mengenai hama yang mungkin menyerang anggrek tercinta anda, dengan begitu adapun dapat mengatasinya. § Gejala menempel pada pelepah daun; berwarna kemerahan jumlahnya banyak; bekas serangan berupa bercak hitam & merusak daun. § Pengendalian digosok dgn kapas & air sabun; apabila serangan sudah parah, harus disemprot oleh insektisida dgn dosis 2 cc/liter. § Gejala merusak akar & tunas muda yg disebabkan oleh cendawan. § Pengendalian pot direndam dalam air & ciptakan lingkungan bersih di sekitar rak/sebaiknya pot digantung. § Gejala pinggiran daun rusak dgn luka bergerigi tak beraturan. Utk jenis belalang berukuran kecil, perlu pengamatan cermat. § Pengendalian segera semprotkan insektisida yg bersifat racun kontak/yg sistematik; bila jumlahnya sedikit bisa langsung dimusnahkan/dibunuh. § Gejala menempel pada buku-buku batang & daun muda; menimbulkan bercak abu-abu dipermukaan daun & merusak bunga hingga bentuk bunga tidak menarik. § Pengendalian secara periodik & teratur pot anggrek disemprot insektisida. § Gejala kerusakan yg ditimbulkan seperti akibat semut; tapi tidak menyerang tunas daun. § Pengendalian perendaman dpt mengusir kutu babi dari pot anggrek. § Gejala menyerang lembaran daun anggrek. § Pengendalian dalam jumlah sedikit cukup diambil/dibunuh; bila jumlah banyak perlu memakai insektisida/dijebak dgn bubuk prusi. § Gejala bercak putih di bagian bawah daun; permukaan atas menjadi kuning & lama kelamaan daun mati. § Pengendalian bila sedikit cukup diambil dgn menggunakan isolatip lalu dibakar/menggosok daun dgn alkohol; apabila banyak maka perlu menggunakan insektisida dgn bahan aktif diazinon, dicofol. § Gejala yg terserang akan berlubang-lubang khusus kumbang penggerek batang kerusakannya berupa lubang di tengah batang & tidak nampak dari luar; Larvanya yg menetas dari telur merusak daun anggrek. § Pengendalian menyemprotkan tanaman yg diserang dgn menggunakan insektisida sistemik secara rutin; bersihkan pot dari kepompong & telur kumbang dgn jalan memindahkannya ke pot baru & media tanam yg baru pula. § Gejala menyerang daun, kuncup bunga, tunas daun maupun bunga yg sedang mekar. § Pengendalian kalau jumlahnya sedikit 2–5 ekor dpt dibunuh dgn tangan; bila banyak dpt menggunakan insektisida sistemik; tanaman yg telah diserang sebaiknya dipisahkan dgn tanaman yg masih sehat. § Gejala menghisap cairan daun tanaman anggrek, sehingga menyebabkan bintik putih/kuning; tanaman yg diserang lama kelamaan akan gundul & tidak berhijau daun lagi. § Pengendalian semprotkan insektisida yg sama seperti utk membasmi serangga lainnya, seperti ulat, kumbang & trips. § Gejala daun menjadi kuning, tidak sehat, lalu berwarna coklat & mati. § Pengendalian seperti halnya membasmi ulat kumbang & trips. v Tungau Merah Tennuipalvus orchidarum Parf. Jenis-jenis yang dapat diserang hama ini adalah Phalaenopsis sp., Dendrobium sp., Orchidium sp., Vanda sp. dan Granatophyllium sp., kapas, kacang-kacangan, jeruk, dan gulma terutama golongan dikotil. Tungau sangat cepat berkembang biak dan dalam waktu singkat dapat menyebabkan kerusakan secara mendadak. Bagian tanaman yang diserang antara lain tangkai daun dan bunga. Tangkai yang diserang akan berwarna seperti perunggu. Pada permukaan atas daun terdapat titik/bercak berwarna kuning atau coklat, kemudian meluas dan seluruh daun menjadi kuning. Pada permukaan bawah berwarna putih perak dan bagian atas berwarna kuning semu. Pada tingkat serangan lanjut daun akan berbercak coklat dan berubah menjadi hitam kemudian gugur. Pada daun Phalaenopsis sp. mula-mula berwarna putih keperakan kemudian menjadi kuning. Hama ini dapat berjangkit baik pada musim hujan maupun musim kemarau, namun umumnya serangan meningkat pada musim kemarau, sedangkan pada musim hujan serangan berkurang karena terbawa air. Kerusakan dapat terjadi mulai dari pembibitan. Tungau berwarna merah, berukuran sangat kecil yaitu 0,2 mm sehingga sukar untuk dilihat dengan mata telanjang. Tungau dapat dijumpai pada daun, pelepah daun dan bagian-bagian tersembunyi lainnya. Telur tungau berwarna merah, bulat dan diletakkan membujur pada permukaan atas daun. v Kumbang Gajah Orchidophilus aterrimu. Jenis anggrek yang diserang adalah anggrek epifit antara lain Arachnis sp., Cattleya sp., Coelogyne sp., Cypripedium sp., Dendrobium sp., Cymbidium sp., Paphiopedilum sp., Phalaenopsis sp., Renanthera sp., dan Vanda sp. Kumbang bertelur pada daun atau lubang batang tanaman. Kerusakan terjadi karena larvanya menggerek daun dan memakan jaringan di bagian dalam batang sehingga mengakibatkan aliran air dan hara dari akar terputus serta daun-daun menjadi kuning dan layu. Kerusakan pada daun menyebabkan daun berlubang-lubang. Larva juga menggerek batang umbi, pucuk dan batang untuk membentuk kepompong, sedangkan kumbang dewasa memakan epdermis/permukaan daun muda, jaringan/tangkai bunga dan pucuk/kuntum sehingga dapat mengakibatkan kematian bagian tanaman yang dirusak. Serangan pada titik tumbuh dapat mematikan tanaman. Pada pembibitan Phalaenopsis sp. dapat terserang berat hama ini. Seangan kumbang gajah dapat terjadi sepanjang tahun, tetapi paling banyak terjadi pada musim hujan, terutama pada awal musim hujan tiba. Kumbang berwarna hitam kotor/tidak mengkilap dengan ukuran bervariasi 3,5-7 mm termasuk moncong. Kumbang bertelur pada daun atau lubang pada batang tanaman. Larva menggerek ke jaringan batang atau masuk ke pucuk/kuncup dan tangkai sampai menjadi pupa. Fase larva ulat, pupa kepompong sampai dewasa kumbang berlangsung dalam pseudobulb. Larva yang baru menetas menggerek pseudobulb, makan dan tinggal di dalam pseudobulb tersebut. Pupa terbungkus oleh sisa makanan dan terletak di rongga bekas gerekan di dalam pseudobulb. v Kumbang Penggerek Omobaris calanthes Mshl. Jenis anggrek yang diserang terutama adalah anggrek tanah terutama jenis Calanthe sp. dan Phajus sp. Berbeda dengan kumbang gajah, larva kumbang ini menggerek masuk ke jaringan akar/umbi, pucuk dan tangkai bunga sehingga dinding gerekan menjadi hitam. Sedangkan kumbang dapat dijumpai di bagian tengah tanaman di antara daun bawah. Serangga membuat sejumlah lubang, sering kali berbaris di daun dan juga tunas utama yang masih terlipat yang kemudian dapat patah dan mati. Pada tahap awal sering kali merusak akar tanaman dan pada saat bunga masih kuncup. Serangan berat menyebabkan tanaman terlihat merana dan dapat mematikan tanaman anggrek secara keseluruhan. Pertumbuhan larva dapat mencapai panjang 5 mm. v Kumbang Penggerek Akar Diaxenes phalaenopsidis Fish. Larva maupun kumbang ini dapat menyerang tanaman anggrek Renanthera sp., Vanda sp., Dendrobium sdp., Oncidium sp. dan lebih khusus anggrek Phalaenopsis sp. Larva menggerek akar sehingga akar mengering dan dapat mengakibatkan kematian. Larva juga menyerang bunga. Kerusakan yang diakibatkan oleh hama ini akan sangat berat jika tidak segera dikendalikan. Telur berwarna hijau terang dengan panjang 2,4 mm dan diletakkan di bawah kutikula akar. Larva berwarna kuning dan membentuk pupa dalam suatu kokon yang berserabut/berserat padat. Kumbang dapat hidup sampai 3 bulan dan daur hidup mencapai 50-60 hari. Pada siang hari kumbang ini bersembunyi dan pada malam hari memakan daun bagian atas dan meninggalkan potongan/bekas gerekan yang tidak beraturan di permukaan. v Kumbang Penggerek Oulema = Lema pectoralis Baly. Arachnis sp., Grammatophyllum sp., Vanda sp., Phalaenopsis sp., Calanthes sp. dan kadang-kadang menyerang Dendrobium sp. Larva membuat lubang pada daun, akar, kuntum bunga dan bunga. Serangga dewasa juga dapat memakan daun. Kumbang berwarna hijau kekuningan. Tubuhnya diselubungi busa yang berwarna hijau tua. Larvanya membuat lubang pada daun, akar, kuntum bunga dan bunganya. Kumbang mempunyai tipe criocerin sepanjang punggung dan pronotum yang sempit. Serangga dari famili ini berasosiasi dengan rumput-rumputan dan monokotiledon lain. Larva yang semula berwarna abu-abu, dengan meningkatnya umur, akan berubah menjadi kuning. Tubuh larva senantiasa tertutup oleh kotorannya sendiri. Telur diletakkan terpisah-pisah pada bunga dan petiola. Telur berwarna kuning kehijauan dengan panjang 1,25 mm. Larva yang baru menetas membawa kulit telur di punggungnya. Daur hidup mencapai 30 hari. v Kutu Perisai Parlatoria proteus Curt. Kutu ibi tersebar luas dan terutama dijumpai pada tanaman anggrek Dendrobium sp., Renanthera sp., Vanda sp. dan jenis-jenis anggrek tanah, dan palem. Tanaman yang terserang berwarna kuning merana, kadang-kadang daun berguguran. Kutu mempunyai perisai berwarna coklat merah berukuran + 1,5 mm, kutu dewasa berwarna gelap berbentuk bulat, pipih, melekat pada bagian tanaman terserang. Telurnya diletakkan di bawah perisai/tempurung, sehingga tidak terlihat dari atas. Larva tidak bertungkai, berbentuk bulat. Kutu dewasa betina tidak bersayap sedangkan yang jantan bersayap. Pengorok Daun Gonophora xanthomela = Agonita spathoglottis Hama ini menyerang jenis-jenis anggrek Phalaenopsis amabilis, Vanda tricolor, V. coerulea, Arundina sp. dan Aspathoglottis sp. Lava mengorok bagian dalam daun dan meninggalkan bagian epidermis sehingga daun tampak transparan. Serangan berat terjadi pada musim hujan. Kumbang berukuran 6 mm, terdapat tanda hitam dan oranye. Telur diletakkan pada permukaan bawah daun dan ditutupi kotoran.
JAKARTA, - Bunga anggrek memang salah satu tanaman yang memiliki kecantikan, dan keindahan. Namun di balik itu, ada berbagai risiko yang menghantui kelangsungan hidup tanaman anggrek, mulai dari lingkungan hingga gangguan dari Gardening Know How, Rabu 16/12/2020, jika permasalahan tersebut tidak diketahui dari awal, akan mengakibatkan anggrek tidak tumbuh dengan baik, bahkan bisa mati. Baca juga Obat Sakit Kepala Bisa Bikin Anggrek Subur dan Rajin Berbunga Kebanyakan anggrek adalah epifit, tumbuhan yang tumbuh di cabang-cabang pohon di tanah yang sangat sedikit menggunakan akarnya untuk menempel pada pohon dan bernapas. Bahkan, banyak anggrek yang memiliki organ fotosintetik yang terletak di akar penyangga mereka. Oleh sebab itu, anggrek sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Jika anggrek dalam keadaan kuncup atau mengering dan mati tanpa ada tanda-tana hama atau penyakit, kemungkinan anggrek membutuhkan kelembapan yang lebih tinggi atau pencahayaan yang lebih terang. Penyiraman yang salah juga dapat menyebabkan masalah ini yang ditandai dengan dedaunan yang berkerut. Baca juga Agar Anggrek Tumbuh dan Berbunga, Suburkan Akar dengan Ampas Teh Kondisi cahaya Kondisi cahaya yang buruk dapat membuat anggrek berubah warna, salah satunya ketika terlalu banyak cahaya dapat menyebabkan jaringan menguning atau warna ungu tergantung pada jenisnya. Adapun jika kekurangan cahaya biasanya akan menyebabkan daunnya berubah warna menjadi gelap. Selain itu, jenis pot yang tepat juga faktor untuk anggrek dapat berkembang dengan baik. Akar anggrek harus bisa bernapas di dalam wadahnya, itulah sebabnya anggrek biasanya dikemas dengan menggunakan lumut. Namun, seiring bertambahnya usia medium atau lumut, lumut akan rusak, menekan kantong udara di antara area yang semakin kecil, mengurangi pertumbuhan anggrek dan membuat tanaman terlihat tidak sehat secara umum. Hama yang menyerang Selain masalah lingkungan, anggrek juga rentan dengan masalah hama. Hama yang menyerang biasanya tungau laba-laba, kutu putih, scale, dan thrips. Serangan kutu putih yang mengisap getah akan meninggalkan dedaunan yang tertutup bintik-binting menguning yang bertambah banyak. Untuk mengatasinya, Anda bisa menyemprotkan sabun insektisida secara menyeluruh. Lanjutkan dengan pengecekan dan penyemprotan anggrek setiap minggu sampai masalah hama hilang. Selain itu, penyakit jamur dan bakteri pada anggrek sering terjadi karena tingkat kelembaban yang tinggi. Jamur dapat menyebabkan masalah seperti busuk akar, bercak daun, hawar daun, dan bercak pada bunga. Baca juga Kenapa Daun Anggrek Menguning? Ini 4 Penyebabnya Akar yang berwarna hitam atau coklat dan lembek merupakan tanda anggrek mengalami busuk akar. Untuk mengatasinya, buang akar yang rusak dan kurangi penyiraman. Sebab anggrek tidak boleh berada di genangan air. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
hama tanaman anggrek yang menyerang lembaran daun anggrek yaitu